Saya sungguh diberkati dengan renungan kemaren sore by Bapak Soendoro.
Sederhana, namun menyentuh dan menguatkan imanku.
Kenapa kita tidak boleh kuatir?
- Kita tidak murah, kita sungguh berharga, kalau burung pipit yang sungguh murah saja dipelihara oleh Tuhan, Bapa kita di Surga, begitu juga, ilalang yang hari ini ada dan besok dibuang kedalam api di dandani begitu cantik oleh Tuhan apalagi kita umat yang sangan berharga dimataNya.
- Kuatir itu tidak rasional
- Kuatir itu tidak religius
Mengapa 'menunggu'
Menunggu berarti kita sabar dan bisa mengabaikan hal-hal yang tampaknya indah sesaat untuk hal yang memang sudah Tuhan sediakan buat kita.
- Marshmellow test -
Kalau aku dites ini sih sepertinya aku bakal juga makan kayaknya... tapi masalahnya aku nggak suka marshmellow :)
Nggak juga, tapi benar, kesabaran juga adalah bakal sukses seseorang.
Ingat kisah Yusuf yang sabar, setia dalam penderitaan, tidak tergoda untuk jatuh dalam dosa, dan akhir ceritanya bisa kita jadikan pelajaran. Tuhan memberikan kemulyaan di hidupnya.
Thanks God for wonderfull sermon.
Try to make commitment. Bless me strict in Your Way